Yeah.. AFI sekarang sudah kayak sinetron Tersanjung, saat ini sudah ada AFI 2 bentar lagi 3 dan AFI Junior pun udah ada, memang bagus menyaring benih2 "penyanyi", iya pertamanya kalo enggak salah AFI dibuat untuk dapetin orang yang memiliki talent apa saja bukan hanya menyanyi.. dari tujuan utamanya AFI udah totally wrong menurut gue, walaupun pendaftaran geratis tapi sepertinya masih aja ada yang lewat "belakang" untuk bisa jadi finalis AFI ini, bukti gak ada sih, tapi gue yakin itu terjadi karena ini kan Indonesia gitu loh.
Lagi2 salah menempatkan sesuatu salah pada tempatnya, Indonesia memang kaya akan budaya dan seni, tapi untuk iptek kita jauh ketinggalan, ya walaupun ada sih yang maju tapi itu kan gak banyak dan mungkin bisa dihitung dengan jari, so untuk hal perAFIan gitu kayaknya perlu direconstruct ulang deh, dan tempatkan sesuai porsinya.
berikut hasil pendapat anak2 yang ada di friendster di Bulletin Boardnya tentang AFI, di friendster juga ada para bintang AFI tapi engga ada komen deh.. hehe
Bulletin Board - Friendster
::trebor::
AFI part 2 cool ....
but untuk akademi kaya gini koq sepertinya
diutamakan banget ... ga proporsional ama
akademi bidang yang laen...( jijay gw liat yg
histeris banget nonton AFi )
penting but ga PENTING BANgetZ khan !!!
CINDY.... loe mirip gebetan gwweeeeeeeeee !!
huhuhuhuhuhuuuuuu
sakitjiwaz:
apa itu AFI? daripada nonton AFI mendingan
nonton
burgerkill live on stage gwa mah
[de®i] :
AKADEMI FUCKTANSIA INDONESIA
AKADEMI FASISME INDONESIA
Apakah kita akan diam saja melihat mereka
menanamkan bibit bibit kehancuran kultural dan
moral pada anak kita .. AFI hanyalah exploitasi
tak berpendidikan pada anak muda indonesia
untuk
satu tujuan "komersil"... Hanya ada satu kata
LAWAAAANNN
Afi????
mendingan KDI deh...
AFI tontonan para jomlo, malam minggu kok ada
dirumah ckckckckc....
Message: Gue benci AFI karena.....
Message: "mempertontonkan perbuatan bodoh
secara
terbuka.
Mosok saingan di-eliminasi pake dinangisin, di-
peluk2, dicium (curu-curi kesempatan ya?),
bukannya harusnya senang/bangga bisa
ngalahin
pesaing yang lain? C'mon, this is a tough world,
man!"
--Endy--
AFI Suck,itu mah buka ajang utuk nyari karakter
suara original penyanyi tapi hanya untuk
sekedar
nyari popularitas belaka....Anjing kapitalis tu
event cuma buat komersil doank...
-AJO-
Diah-->bawa tas geredekan kaya tukang DVD
Tiara:
Gue benci AFI karena gue cinta KDI!!!!
~ BuLan ~
HuahuHua..ancur emang lo tir..!??!!
ato beneren lagi lo suka KDI..Busyeett..ngaco
bratt..Gue benci AFI karna terlalu diforsir
orangnya stlh keluar..jadi ga mentingin Quality
lg..in the end pasti hilang..sian dey
Danang
gue benci karena KOPER
arga
Gwe benci AFI 1 (cowo2nya kaya bencong
taman
lawang dan suaranya pengen nutup kuping kalo
denger)dan AFI 3 (udah basi)...kalo AFI 2 gwe
seneng soalnya ada nia huhuhhuh
laura:
ga suka!!!!!
Mendingan nonton Indonesian idol yang jelas2
lebih berkualitas!!!!Joy menang!!!
Septo:
Hmm afi 2 lumayan...ada cindy ehhehehe...
tapi mendingan nonton indonesian model..ada
gita.ekkekeke...
ReRe:
SALAM AKADEMIA, gak mungkin gue gak suka
AFI...
gila ya ... Adi Nugroho kan lucu, jadi gue gak
perduli sama akademianya... hidup ADI
NUGROHO
myra :
afi? apakah tv2 di dunia ini sudah tidak punya
acara yg lbh berkualitas lagi?? animal planet
itu
lebih bagus..hewan2nya lebih lucu2 drpd
penyanyi2
di afi
*Aish* :
Wakksss,afi?? Silly idea, over reacting, nggak
bermutu,too much exposed yg gak perlu,abg
banget,terlalu komersil yg dibuat-buat,terlalu
banyak jual mimpi..Ampe anak kecil mau aja
bunuh
diri pake baygon gara2 afi!!!!Bah,pokoknya
ancur
lah bangsa 'ni gara2 afi...
*ardhi* :
AFI yah...hm...
aa gym pernah bilang...
ketenaran yang didapat sesaat maka akan
hilang
dengan cepat pula...
klo gw seh terserah aja smua tipi bikin
acara...yg jelas gw akan nonton yg bermutu
tinggi...kayak IDOL gitu deh...
HenrY :
AFI..namanya juga Akademi FANTASI
Indosiar.Yg
dijual juga cuman fantasi ato mimpi-mimpi doank
ky
sinetron indonesia..kualitas suara-nya yg bagus
cuman 1 ato 2 orang aja..yg lainnya spt kt juri
Indonesian Idol STD(standard)...
gw lebih suka Indonesian Idol.. hidup Joy...!!!
JOY TO THE WORLD IDOL.....
---rdp---
AFI tuh ga bagus, mendingan gue nonton IDOL
aja.... hayo siapa yg dukung HELENA
==============end==================
Cerita lain di balik AFI
PART 1
AFI Versus IPA
Oleh : Ade Armando (Dosen UI dan Pengamat Media)
Pernah dengar nama Yudistira Virgus? Atau, Edbert Jarvis Sie? Atau,
Ardiansyah? Andika Putra? Atau, Ali Sucipto?
Kalau Anda menganggap nama-nama itu terasa asing di telinga, jangan
berkecil hati. Maklumlah, mereka memang tidak cukup diekspos media massa.
Jangankan tampang, nama mereka saja tidak hadir di halaman satu surat
kabar, di halaman depan tabloid dan majalah, apalagi di prime time siaran
televisi dan radio kita.
Dibandingkan Veri, Kia, dan Mawar (tiga finalis AFI), misalnya, pemberitaan
soal Yudistira dan kawan-kawan bisa dibilang 'cuma seujung kuku'.
Padahal, prestasi mereka sangat membanggakan. Mereka berlima semua siswa
SMA membawa Indonesia menempati peringkat lima besar dalam Olimpiade Fisika
Internasional di Pohang, Korea Selatan, yang baru berakhir Kamis lalu.
Dalam ajang prestisius yang diikuti 73 negara ini, Indonesia hanya berada
di bawah Belarusia, Cina, Iran, dan Kanada. Negara-negara besar seperti AS,
Jepang, atau Jerman dilibas. Yudistira merebut medali emas untuk kategori
total ujian teori dan praktik (eksperimen), sementara keempat teman lainnya
merebut medali perak dan perunggu.
Tapi, begitulah Indonesia.
Pencapaian dalam kemampuan menguasai atau mengembangkan ilmu pengetahuan
tidak memperoleh perhatian besar. Remaja Indonesia, sejak kecil, diajarkan
untuk justru mengagumi hal-hal tidak mendasar.
Lihat saja bagaimana saat ini ribuan remaja Indonesia berduyun-duyun
mengikuti berbagai ajang kompetisi adu tarik suara atau bahkan adu
kecantikan. Impian 'menjadi bintang' terus dipompakan ke benak bangsa ini.
Program seperti AFI dan semacamnya tidaklah buruk. Tapi, skalanya sudah
menjadi begitu besar dan sama sekali tidak proporsional sehingga bisa
menyesatkan rentang pilihan yang terbayang di benak bangsa ini.
Indonesia adalah negara miskin dan terbelakang. Salah satu syarat utama
untuk mengatasi ketertinggalan ini adalah penguasaan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Karena itu, negara ini membutuhkan penghibur (entertainer) dalam
jumlah 'secukupnya' saja.
Kita tentu perlu mensyukuri lahir dan tumbuhnya sebuah generasi muda yang
cantik, gagah, pintar menari dan bernyanyi, atau berakting; namun kita
memerlukan lebih banyak lagi orang pintar.
Kepintaran rupanya memang tak dianggap punya daya tarik tinggi. Akibatnya,
media massa tidak memberi tempat cukup bagi prestasi yang terkait dengan
'keunggulan otak'.
Tanpa disengaja, media tidak mengondisikan masyarakat untuk menghargai
'kepintaran'.
Bahkan, di siaran televisi, lazim kita melihat bagaimana kaum ilmuwan
ditampilkan secara karikatural: sebagai profesor pikun beruban dan
berkacamata tebal yang tidak punya kehidupan sosial. Pasokan sumber daya
manusia unggul di negara ini dipinggirkan.
Tentu saja bukan cuma media massa yang berkonstribusi. Kita misalnya juga
tidak melihat upaya serius pemerintah untuk memelihara dan mengembangkan
kualitas brainware ini.
Yudistira dan kawan-kawan pun bisa saja akhirnya tidak akan dapat
dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa ini karena mereka keburu digaet pihak
asing.
Yudistira misalnya dikabarkan sudah memperoleh beasiswa dari sebuah
universitas teknologi di AS. Dikabarkan pula dua anggota tim Olimpiade
Fisika sudah diterima Nanyang University of Singapura (NUS).
Maklumlah, perguruan tinggi asing ini aktif mendekati para calon ilmuwan
terbaik yang mereka dapati di ajang internasional, sembari mengiming-imingi
beasiswa, jaminan hidup, dan bahkan jaminan kerja Sementara Indonesia,
hanya mengamati mereka dari jauh.
Tidak pernah dengar nama Yudistira Virgus? Tidak apa-apa, kok. Ia cuma
pemenang medali emas di Olimpiade Internasional!
PART 2
Diterima di ITB Malah Kebingungan
PEMENANG konser Akademi Fantasi Indosiar (AFI) boleh tersenyum lega,
sebab setelah konser usai, mereka segera mendapat tawaran rekaman
atau nyanyi dan dapat uang dari berbagai sumber. Tidak demikian
halnya dengan pemenang Olimpiade Biologi Internasional.
Usai mendapat 'penghargaan' dari Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah
(Dikdasmen), Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) sebesar Rp5
juta per orang, mereka tambah miris dengan masa depan mereka sendiri.
Sebab, bukan tawaran main sinetron, hiburan ataupun tawaran model
iklan dari berbagai produk yang berarti bakal dapat duit.
Sang juara Olimpiade itu harus berpikir keras bagaimana mencari duit
untuk kelangsungan sekolah mereka. Seperti yang dialami Mulyono,
pemenang medali perunggu Olimpiade biologi dari SMAN di daerah Pare,
Kediri, Jawa Timur (Jatim).
Mulyono mengaku dirinya telah diterima masuk di Institut Teknologi
Bandung (ITB) jurusan mikrobiologi melalui ujian saringan masuk yang
diterapkan oleh ITB sebelum SPMB berjalan. Untuk meringankan siswa
yang orang tuanya petani itu, Mulyono mendapat dispensasi tidak harus
membayar uang masuk yang besarnya sekitar Rp45 juta, tetapi untuk
biaya kuliah serta biaya hidup selama di Bandung masih tetap menjadi
pikirannya.
"Ya, itulah yang mengganggu pikiran saya, dari mana saya harus
mendapatkan uang," katanya lirih. Peraih medali perak dalam lomba
sains nasional yang diselenggarakan di Balikpapan belum lama ini,
sedang berusaha mencari sponsor agar dirinya bisa memperoleh dana
bagi kelangsungan sekolahnya kelak.
Mulyono sempat bingung menghadapi uang kuliah yang besarnya Rp1,7
juta per semester, belum lagi biaya hidup di Bandung yang berdasarkan
pemantauannya lebih dari Rp400.000 sebulan. "Tanpa adanya beasiswa
atau sponsor, mustahil saya bisa kuliah di sana," kata Mulyono.
Kondisi serupa juga dialami Ni Komang Darmiani yang bersama-sama
dengan Mulyono pergi ke Brisbane, Australia untuk membawa nama bangsa
dalam Olimpiade Biologi tersebut, masih bingung terhadap masa
depannya. Darmi mengaku telah diterima di Fakultas Kedokteran,
Universitas Udayana melalui jalur Penelusuran Minat dan Bakat (PMDK).
Namun, sebelum berangkat ke Brisbane untuk membuktikan bahwa bangsa
Indonesia bukanlah bangsa terbelakang dengan cara ikut olimpiade
sains, Darmi sempat bingung karena ia diwajibkan membayar uang
pangkal dari Universitas Udayana sebesar Rp11 juta.
Ketika pulang dari Australia dan Dirjen Dikdasmen memberikan
uang 'penghargaan' sebesar Rp5 juta dirinya sempat bergumam, "Wah,
masih kurang Rp6 juta lagi."
Terbayang di hadapannya, orang tuanya yang guru SMA, harus berusaha
keras menyediakan kekurangan biaya tersebut, belum lagi biaya
semester yang harus dibayarnya serta biaya hidup di Denpasar kelak
bila ia belajar di Universitas Udayana.
Letak Denpasar sangat jauh dari kediaman orang tuanya di Desa Bila,
Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Singaraja. Artinya, selama menuntut
ilmu mau tidak mau ia harus indekos karena tidak ada famili di sana.
Anugerah AFI yang hanya diselenggarakan di Indonesia begitu besar,
tetapi mengapa anugerah Peraih Medali Perunggu olimpiade sains Cuma
sebesar itu. Kapan masyarakat bumi tercinta ini mulai menghargai anak
bangsanya yang telah membawa harum di dunia internasional. Jadi,
kapan bangsa ini mulai menghargai orang cerdas dan pintar? (Hru/B-1)
Sumber: Media Indonesia - Kamis, 22 Juli 2004
2 bait tulisan
sisi lain
lihat geliatnya di sana
apa yang hinggap
dan apa yang terserap
tidak tercerna dengan baik
tidak terolah matang matang
kini sudah dalam
sudah terkontaminasi
teracuni dan terkarbonasi
sakaw akan omong kosong belaka
tiada titik cerah
gak ada mata hati
semuanya salah dan rusak
coba sejenak kosongkan pikiran
lihatlah setiap tindak tanduk
ambil sisi lain dari hidup
teropong masuk kedalamnya
semua pasti terlihat jelas
koreksi dan angkat jiwamu dari sana
setelah terbang melayang dan jatuh
bangkitlah
mulai dari akar lagi
lurus tidak berkelok
masa depan masih cerah dan panjang
masih jadi impian di hati
raihlah dengan bersih
sebuah ancaman penuh teror terhadap sisi kelam kehidupan yang terus menerus meluas.
2004/07/30
2004/07/20
HAHAHA...
mati ajalah yang ngelarang ngelarang ketawa !
senyum dan tawa
kebisuan majemuk hantui setiap sisi gurauan
semakin basi jemu dan hening tak keruan
sedikit simpul di pelipis bibir koyakkan kebosanan
sudah saatnya lepaskan kekangan erat bebanmu
tidak ada salahnya tertawa
ataupun sedikit tersenyum
cairkan kebekuan suasana ruang
hanya dengan itu rasa salah dan marah terkikis
tak ada arti berdiam diri dan termenung sendiri
mari datang dan ikut bersenda dalam gurau
dan nikmati hidup dalam ceria dan sukacita
dan biarkan hidupmu lebih hidup sendirinya
itu akan terasa indah selalu
tersenyumlah tertawalah
penuhi harimu dengan senyum
senyum dan tawa
kebisuan majemuk hantui setiap sisi gurauan
semakin basi jemu dan hening tak keruan
sedikit simpul di pelipis bibir koyakkan kebosanan
sudah saatnya lepaskan kekangan erat bebanmu
tidak ada salahnya tertawa
ataupun sedikit tersenyum
cairkan kebekuan suasana ruang
hanya dengan itu rasa salah dan marah terkikis
tak ada arti berdiam diri dan termenung sendiri
mari datang dan ikut bersenda dalam gurau
dan nikmati hidup dalam ceria dan sukacita
dan biarkan hidupmu lebih hidup sendirinya
itu akan terasa indah selalu
tersenyumlah tertawalah
penuhi harimu dengan senyum
2004/07/19
tribute to my parent
kenapa tuhan menciptakan orang tua ? hanya supaya aku ada ? ato supaya namaNya tetap hadir ? Apapun itu aku tetap mencintai orang tua dan Tuhanku..
papa mama dan aku
dari berjuta benih hanya satu yang tinggal
satu tambah satu jadi satu di rahimnya
dan diam disana untuk 9 purnama lebih
lewat dari situ terlahirlah sosokku
kau rangkul aku dan meninabobokkanku
kasih dan sayang kalian besar di hidupku
kala mataku berlinang kau hadir
kala hatiku sepi kalian penuhi dengan canda
hariku indah bersamamu
kalian marah suatu saat
aku pun dendam padamu
tapi apalah artinya dibanding dengan kasihmu
kukagumi kau papa
kukagumi kau mama
kucinta kalian selamanya
hidup ini berarti karenamu
tuntunan tanganmu hantarku
sampai disini menjadi seperti ini
seperti yang kuingini
papa mama inilah aku
anakmu buah hatimu
dulu yang kecil nakal dan sering melawan
ingatkah masa indah di waktu dulu
kalian selalu sinari hatiku
binari setiap langkahku
tak cukup kata untuk luapkan terimakasihku
tak cukup bait dan halaman untuk cintaku
tak akan pernah cukup
you're gorgeous parents to me
papa mama dan aku
dari berjuta benih hanya satu yang tinggal
satu tambah satu jadi satu di rahimnya
dan diam disana untuk 9 purnama lebih
lewat dari situ terlahirlah sosokku
kau rangkul aku dan meninabobokkanku
kasih dan sayang kalian besar di hidupku
kala mataku berlinang kau hadir
kala hatiku sepi kalian penuhi dengan canda
hariku indah bersamamu
kalian marah suatu saat
aku pun dendam padamu
tapi apalah artinya dibanding dengan kasihmu
kukagumi kau papa
kukagumi kau mama
kucinta kalian selamanya
hidup ini berarti karenamu
tuntunan tanganmu hantarku
sampai disini menjadi seperti ini
seperti yang kuingini
papa mama inilah aku
anakmu buah hatimu
dulu yang kecil nakal dan sering melawan
ingatkah masa indah di waktu dulu
kalian selalu sinari hatiku
binari setiap langkahku
tak cukup kata untuk luapkan terimakasihku
tak cukup bait dan halaman untuk cintaku
tak akan pernah cukup
you're gorgeous parents to me
2004/07/11
kalah
Wah sendal jepit sudah rilis albumnya bahkan di mtv sudah ada klipnya yang judulnya kalah, disitu lagunya Metal eh di albumnya melodics still exist, tulisan ini hadir karena kalah.
saat kekalahan pun tiba
mati kaku diantara batu
gelap dan selalu beku
yang keluar hanya kata bisu
namun tetap hangat kuku
nuansa biru hanyutkan perahu
ombak pecahkan sunyi tidurnya serdadu
hantaman dan dentuman peluru
buat sang panglima kaku
mati dan kalah perang panglimaku
pulanglah dengan gelarmu
tiada guna untuk bersatu
apalagi untuk saling membahu
terima saja itu belenggu
saat kekalahan pun tiba
mati kaku diantara batu
gelap dan selalu beku
yang keluar hanya kata bisu
namun tetap hangat kuku
nuansa biru hanyutkan perahu
ombak pecahkan sunyi tidurnya serdadu
hantaman dan dentuman peluru
buat sang panglima kaku
mati dan kalah perang panglimaku
pulanglah dengan gelarmu
tiada guna untuk bersatu
apalagi untuk saling membahu
terima saja itu belenggu
2004/07/10
english written
men minggu ini adalah minggu pertama dan banyak banget kerjaan dan bla bla dateng ke meja en otak yang mau engga mau harus dikerjain sampe beres dan harus on time ! shit !
face it
problems come in and out
keep your head up
face it all
with a brave heart
dont act like a coward
stop hiding
and stop complaining
chills
let's face it
bahasa inggris lah biar gaya gitulah.
face it
problems come in and out
keep your head up
face it all
with a brave heart
dont act like a coward
stop hiding
and stop complaining
chills
let's face it
bahasa inggris lah biar gaya gitulah.
2004/06/24
hidup itu enggak jelas yah
pernah nih sendirian diem di kamar.. mikir what's gonna happened to me in next 5 years ? Pastilah aku mikirnya yang bagus2 enggak mungkin yang jelek2, tapi bener gak sih yang bagus2 tu selalu dateng dan yang jelek gak bakalan diterima, gak mungkin deh pastinya, kita ini manusia bukan dewa or tuhan so mereka yang diatas ngatur kita yah kita mah tinggal terima aja.. dan minta ke mereka helpsnya...
abstrak
matahari esok pasti akan bersinar
walaupun bulan malam ini tak tampak
apalagi bintang
mungkin sudah pergi
gelap pun pasti berganti terang
kecuali waktu kiamat nanti
tapi besok sepertinya bukan hari itu
besok bumi masih berputar
dan angin pun jelas akan berhembus
debur ombak itu akan selalu hadir
hari yang baru tak terbayang
tak jelas akan apa yang akan terjadi esok
semua ini sudah ada garis tangannya
kita semua cuma bisa berharap
walaupun harapan itu tak kunjung nyata
tapi teruslah berharap dan jangan berhenti
hidup cuma satu kali
itu yang kuyakini
kenapa harus takut dan diam ?
tetaplah berdiri dan angkat kepala
setiap pertanyaan harus ada jawabannya
seperti hidup harus dijawab dengan mati
untuk menjawabnya kita harus hidup dalam kehidupan
abstrak
matahari esok pasti akan bersinar
walaupun bulan malam ini tak tampak
apalagi bintang
mungkin sudah pergi
gelap pun pasti berganti terang
kecuali waktu kiamat nanti
tapi besok sepertinya bukan hari itu
besok bumi masih berputar
dan angin pun jelas akan berhembus
debur ombak itu akan selalu hadir
hari yang baru tak terbayang
tak jelas akan apa yang akan terjadi esok
semua ini sudah ada garis tangannya
kita semua cuma bisa berharap
walaupun harapan itu tak kunjung nyata
tapi teruslah berharap dan jangan berhenti
hidup cuma satu kali
itu yang kuyakini
kenapa harus takut dan diam ?
tetaplah berdiri dan angkat kepala
setiap pertanyaan harus ada jawabannya
seperti hidup harus dijawab dengan mati
untuk menjawabnya kita harus hidup dalam kehidupan
2004/06/03
lupa hari lingkungan
huehueu... gue lupa hari lingkungan tanggal 31 mei kemarin huahuahhua parah banget nih jadi malu, judul gede hijaulah udah jelas ada koneksinya dengan lingkungan tapi disini gak ada isinya parah kan ?. Well banyak juga yang dilakuin pemerentah ato lembaga nondepartemen.. seperti contoh dibawah yang dikutip dari websitenya kompas
----
Empat Film Dokumenter Sambut Hari Lingkungan Hidup
Jakarta, KCM
Empat film dokumenter tentang masalah lingkungan hidup rencananya akan diputar di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (5/6), mulai pukul 14.00 WIB.
Kegiatan yang digagas oleh In-Docs, program pengembangan film dokumenter Indonesia bekerja sama dengan Cinema Society, Dewan Kesenian Jakarta, dan Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) itu merupakan bagian dari usaha menyambut Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, 5 Juni 2004.
Selain pemutaran film, acara yang diberi judul screenDocs!: Indonesia, Hijau yang Memudar, juga digelar sejumlah diskusi yang berkait dengan lingkungan hidup, termasuk pula peran sebuah media dalam usaha mensosialisasikan berbagai permasalahan lingkungan hidup sekaligus mengenalkan gerakan kepedulian lingkungan hidup di Indonesia.
Acara yang mengambil tema Indonesia: Hijau yang Memudar (mulai pukul 15.30 WIB), rencananya akan menghadirkan pembicara seperti Shanty Harmayn (produser film), Nur Hidayati (Divisi Kampanye & Pedidikan Publik Walhi), Chandra Wibowo (SCTV), dan Sophia Latjuba, artis yang belum lama ini mengenalkan program Bank Pohon.
Dikatakan oleh Kristianto dari screenDocs! melalui siaran persnya di Jakarta, Senin (31/5), diskusi ini diharapkan bisa menemukan solusi paling efektif dalam memperkenalkan masalah lingkungan hidup di Indonesia melalui sinergi berbagai kalangan: aktivis LSM, pembuat film, figur publik, guru, dan pelajar, yang peduli akan berbagai krisis lingkungan hidup Indonesia.
"Krisis lingkungan hidup di Indonesia menjadi bahaya laten untuk sebagian besar penduduk bumi Indonesia. Dampak sosial yang ditanggung penduduk Indonesia ternyata berpengaruh besar terhadap semakin pudarnya kehijauan hutan dan lingkungan alam Indonesia," katanya.
Empat film dokumenter yang akan diputar dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup se-Dunia adalah Dreamland, Suara-suara Masyarakat Sekitar Tambang Newmont, Luka Hutan Siberut, dan Sumpah Dech Jangan Nyampah!. Pemutaran film tersebut akan dimulai pada pukul 14.00 WIB.
Sumpah Deh, Jangan Nyampah!, yang diproduksi tahun 2002 oleh sutradara Lia itu, berkisah tentang problema lingkungan yang ditimbulkan karena sampah. Lokasi pengambilan gambarnya dilakukan di lingkungan Kampung Rawa, Depok (Jabar), yang seringkali menimbulkan pemandangan dan bau yang tidak sedap, banjir serta membentuk lingkungan yang tidak sehat. Seorang ibu yang telah tinggal di lokasi tersebut sejak 1960-an mengungkapkan bahwa rawa yang kini nyaris dipenuhi oleh sampah itu dulunya bersih dan jernih airnya.
Sementara Suara-suara Masyarakat Sekitar Tambang Newmont, karya Hafiz, bercerita mengenai dampak pembuangan lumpur batuan tambang (tailing) oleh perusahaan tambang Newmont asal AS di Daerah Buyat Pantai, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Di Pantai Buyat, sejak 1996, setiap harinya dibuang 2.000 ton limbah tailing ke dasar laut. Sejak pembuangan limbah yang mengandung bahan-bahan kimia tersebut, mata pencaharian nelayan dan kesehatan masyarakat terganggu.
Terumbu karang tertutup lumpur dan ikan-ikan menghilang. Anak-anak pun menderita penyakit kulit, benjolan di kulit, dan radang.
Film itu juga mengambil cuplikan kesaksian masyarakat di sekitar tambang Newmont di Batu Hijau, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Di sini, setiap harinya, 110.000 ton lumpur tailing dibuang ke dasar laut (Sub Marine Tailing Disposal/STD). STD merupakan teknologi kotor yang pastinya tidak dapat diterapkan di negara asal perusahaan tambang tersebut (AS).
Akan diputar pula pemutaran Video Pelajar Peduli...Jakarta, yang merupakan hasil Kompetisi Video Kampanye Peduli Lingkungan Hidup. Film garapan pelajar-pelajar SLTP dan SMU di Jakarta dan sekitarnya tersebut mencoba memperlihatkan kepedulian mereka terhadap lingkungan kota Jakarta melalui video kampanye berdurasi kurang lebih dua menit buatan mereka sendiri
---
aksi mahasiswa
Aksi-aksi pada Peringatan Hari Lingkungan Sedunia
Surabaya, Kompas
Sekitar 50 mahasiswa memprotes seluruh kebijakan Wali Kota Sunarto Sumoprawiro, menyangkut lingkungan kota yang dinilai bertambah rusak. Dampak kebijakan Wali Kota, lingkungan bertambah kotor, Kali Surabaya tercemar limbah industri, sehingga air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengandung bakteri E coli. Bakteri yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia ini berasal dari sekitar 40.000 meter kubik limbah yang dibuang ke Kali Surabaya setiap hari.
Ini diungkap Ketua Yayasan Hayati Indra Wirawan saat berorasi di depan gedung DPRD Surabaya, Senin (5/6), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Sedunia.
Di Bandung, peringatan Hari Lingkungan Sedunia oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat, dilangsungkan dengan sikap "bisu". Sikap itu ditandai dengan keengganan mengikuti undangan peringatan hari lingkungan di sejumlah instansi pemerintahan di daerahnya. Walhi Jabar sendiri tidak memprogramkan hari lingkungan hidup sebagai hari monumental, tetapi justru menyatakan diri apatis terhadap kegiatan seremonial.
Sementara di Malang, peringatan hari lingkungan diwarnai dengan seruan tidak meng-gunakan kendaraan bermotor dan tidak merokok di lingkungan kampus Universitas Brawijaya Malang (Jatim) selama sehari, Senin (5/6). Suatu kelompok yang terdiri dari 10 orang-Forum Kepedulian Bersama (Fokber)-dan dipimpin koordinator aksinya Saiful mengingatkan agar pejabat Pemda Kodya Malang tidak lagi membuat kebijakan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta menjual aset hutan kota dan paru-paru kota.
Mapala se-Jabotabek
Mahasiswa pencinta alam dari 14 perguruan tinggi di wilayah Jabotabek yang tergabung dalam Jaring Advokasi Lingkungan Kelompok Pencinta Alam , juga memperingati Hari Lingkungan Sedunia tahun 2000 dengan turun ke jalan.
Menurut keterangan Panitia Peringatan Hari Lingkungan Himpunan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Nasional, mereka berkeliling ke jalan protokol dengan tujuan antara lain Istana dan Bunderan HI. Tujuannya mengingatkan semua pihak akan kondisi lingkungan hidup yang terus memburuk dan mendesak pemerintah agar bersikap tegas dalam menangani masalah lingkungan hidup.
-------
kegiatan penghijauan di kutai
Penghijauan Waduk pada Hari Lingkungan Hidup se-Dunia
KutaiKartanegara.com 06/06/03
Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Kukar kemarin ditandai dengan pemberian penghargaan pengabdi, peduli dan kebersihan lingkungan serta penghijauan di areal Waduk Panji Sukarame Tenggarong.
Banyak pesan penting yang disampaikan oleh Bupati Kukar H Syaukani HR dan Kepala Bapedalda Kukar, Dra RR Rini Budi Sayekti. Dimana intinya semua komponen masyarakat diharapkan kepeduliannya, turut serta menjaga kelestarian alam sekitar.
"Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tahun ini mengambil tema yakni Air, dua miliar penduduk kesulitan memperolehnya, itu sengaja dilaksanakan di Waduk Panji Sukarame. Maksudnya waduk merupakan aset wisata yang perlu diperhatikan, dikembangkan dan dilestarikan," ujar Rini.
Selain itu, Waduk Panji Sukarame juga berfungsi sebagai reservoar yang bisa menampung air. Untuk keperluan masyarakat sekitar di musim kemarau. Di lingkungan Waduk tersebut ada kelengkapan objek wisata lainnya, seperti Museum Kayu, Taman Anggrek dan Lamin yang menyimpan kerangka ikan paus.
"Kepada semua perusahaan besar yang melakukan operasionalnya di wilayah Kukar ini, supaya bisa menyisihkan sebagian penghasilan yang diperoleh untuk program community development. Nantinya akan dipergunakan demi pelestarian lingkungan hidup di sekitar lokasi perusahaan itu sendiri," ujarnya.
Begitu pula dengan pesan khusus yang disampaikan Syaukani, agar seluruh stakeholder di jajarannya, menyadari betapa pentingnya kerjasama melestarikan lingkungan, merehabilitasi kerusakan, mengendalikan pencemaran serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Juga pengembangan potensi sumberdaya hutan melalui ekowisata. "Sektor pariwisata di Kukar, akan semakin maju dengan adanya ekowisata, selain objek wisata yang sudah ada dan sedang dikembangkan saat ini," katanya.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tahun 2003 kemarin dihadiri oleh beberapa pejabat seperti Ketua DPRD Kukar H Bachtiar Effendi BcHk MBA, Wakil Bupati Drs Samsuri Aspar MM, unsur Muspida Kukar. Termasuk juga beberapa perwakilan dari perusahaan tambang dan migas yang beroperasi di wilayah Kukar.
"Mengembangkan ekowisata perlu memperhatikan beberapa hal seperti daya tarik yang khas, unik dan berbeda serta mengedepankan intertainment. Selain itu, juga perlu disediakan fasilitas rekreasi nyaman. Sehingga pengunjung betah berada di kawasan wisata tersebut. Juga, perlu disediakan fasilitas berbelanja seperti kerajinan tangan, souvenir dan cinderamata khas daerah setempat," ucap Syaukani.
Langkah untuk menjaga kelestarian lingkungan, menurut bupati memerlukan kerjasama segenap komponen masyarakat. Mulai dari perencanaan, pengambilan keputusan, pengelolaan hingga monitoring dan evaluasi agar lingkungan tetap terjaga.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia kemudian diakhiri dengan penanaman pohon meranti secara simbolis oleh Bupati H Syaukani HR untuk kegiatan penghijauan Waduk Panji Sukarame diikuti oleh Ketua DPRD, Wakil Bupati dan unsur Muspida yang hadir. (idn/win)
----
yah sebenernya masih banyak lagi tapi cobalah untuk ke arah yang bener seperti penghijauan pembersihan waduk, jangan protes orasi atau malah lomba melukis atau mewarnai. Tapi gue aja lupa acara lingkungan hidup so enggak ngapa2in parah banget nih gue sorry nature.... keep green.
----
Empat Film Dokumenter Sambut Hari Lingkungan Hidup
Jakarta, KCM
Empat film dokumenter tentang masalah lingkungan hidup rencananya akan diputar di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu (5/6), mulai pukul 14.00 WIB.
Kegiatan yang digagas oleh In-Docs, program pengembangan film dokumenter Indonesia bekerja sama dengan Cinema Society, Dewan Kesenian Jakarta, dan Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) itu merupakan bagian dari usaha menyambut Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, 5 Juni 2004.
Selain pemutaran film, acara yang diberi judul screenDocs!: Indonesia, Hijau yang Memudar, juga digelar sejumlah diskusi yang berkait dengan lingkungan hidup, termasuk pula peran sebuah media dalam usaha mensosialisasikan berbagai permasalahan lingkungan hidup sekaligus mengenalkan gerakan kepedulian lingkungan hidup di Indonesia.
Acara yang mengambil tema Indonesia: Hijau yang Memudar (mulai pukul 15.30 WIB), rencananya akan menghadirkan pembicara seperti Shanty Harmayn (produser film), Nur Hidayati (Divisi Kampanye & Pedidikan Publik Walhi), Chandra Wibowo (SCTV), dan Sophia Latjuba, artis yang belum lama ini mengenalkan program Bank Pohon.
Dikatakan oleh Kristianto dari screenDocs! melalui siaran persnya di Jakarta, Senin (31/5), diskusi ini diharapkan bisa menemukan solusi paling efektif dalam memperkenalkan masalah lingkungan hidup di Indonesia melalui sinergi berbagai kalangan: aktivis LSM, pembuat film, figur publik, guru, dan pelajar, yang peduli akan berbagai krisis lingkungan hidup Indonesia.
"Krisis lingkungan hidup di Indonesia menjadi bahaya laten untuk sebagian besar penduduk bumi Indonesia. Dampak sosial yang ditanggung penduduk Indonesia ternyata berpengaruh besar terhadap semakin pudarnya kehijauan hutan dan lingkungan alam Indonesia," katanya.
Empat film dokumenter yang akan diputar dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup se-Dunia adalah Dreamland, Suara-suara Masyarakat Sekitar Tambang Newmont, Luka Hutan Siberut, dan Sumpah Dech Jangan Nyampah!. Pemutaran film tersebut akan dimulai pada pukul 14.00 WIB.
Sumpah Deh, Jangan Nyampah!, yang diproduksi tahun 2002 oleh sutradara Lia itu, berkisah tentang problema lingkungan yang ditimbulkan karena sampah. Lokasi pengambilan gambarnya dilakukan di lingkungan Kampung Rawa, Depok (Jabar), yang seringkali menimbulkan pemandangan dan bau yang tidak sedap, banjir serta membentuk lingkungan yang tidak sehat. Seorang ibu yang telah tinggal di lokasi tersebut sejak 1960-an mengungkapkan bahwa rawa yang kini nyaris dipenuhi oleh sampah itu dulunya bersih dan jernih airnya.
Sementara Suara-suara Masyarakat Sekitar Tambang Newmont, karya Hafiz, bercerita mengenai dampak pembuangan lumpur batuan tambang (tailing) oleh perusahaan tambang Newmont asal AS di Daerah Buyat Pantai, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Di Pantai Buyat, sejak 1996, setiap harinya dibuang 2.000 ton limbah tailing ke dasar laut. Sejak pembuangan limbah yang mengandung bahan-bahan kimia tersebut, mata pencaharian nelayan dan kesehatan masyarakat terganggu.
Terumbu karang tertutup lumpur dan ikan-ikan menghilang. Anak-anak pun menderita penyakit kulit, benjolan di kulit, dan radang.
Film itu juga mengambil cuplikan kesaksian masyarakat di sekitar tambang Newmont di Batu Hijau, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Di sini, setiap harinya, 110.000 ton lumpur tailing dibuang ke dasar laut (Sub Marine Tailing Disposal/STD). STD merupakan teknologi kotor yang pastinya tidak dapat diterapkan di negara asal perusahaan tambang tersebut (AS).
Akan diputar pula pemutaran Video Pelajar Peduli...Jakarta, yang merupakan hasil Kompetisi Video Kampanye Peduli Lingkungan Hidup. Film garapan pelajar-pelajar SLTP dan SMU di Jakarta dan sekitarnya tersebut mencoba memperlihatkan kepedulian mereka terhadap lingkungan kota Jakarta melalui video kampanye berdurasi kurang lebih dua menit buatan mereka sendiri
---
aksi mahasiswa
Aksi-aksi pada Peringatan Hari Lingkungan Sedunia
Surabaya, Kompas
Sekitar 50 mahasiswa memprotes seluruh kebijakan Wali Kota Sunarto Sumoprawiro, menyangkut lingkungan kota yang dinilai bertambah rusak. Dampak kebijakan Wali Kota, lingkungan bertambah kotor, Kali Surabaya tercemar limbah industri, sehingga air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengandung bakteri E coli. Bakteri yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia ini berasal dari sekitar 40.000 meter kubik limbah yang dibuang ke Kali Surabaya setiap hari.
Ini diungkap Ketua Yayasan Hayati Indra Wirawan saat berorasi di depan gedung DPRD Surabaya, Senin (5/6), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Sedunia.
Di Bandung, peringatan Hari Lingkungan Sedunia oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat, dilangsungkan dengan sikap "bisu". Sikap itu ditandai dengan keengganan mengikuti undangan peringatan hari lingkungan di sejumlah instansi pemerintahan di daerahnya. Walhi Jabar sendiri tidak memprogramkan hari lingkungan hidup sebagai hari monumental, tetapi justru menyatakan diri apatis terhadap kegiatan seremonial.
Sementara di Malang, peringatan hari lingkungan diwarnai dengan seruan tidak meng-gunakan kendaraan bermotor dan tidak merokok di lingkungan kampus Universitas Brawijaya Malang (Jatim) selama sehari, Senin (5/6). Suatu kelompok yang terdiri dari 10 orang-Forum Kepedulian Bersama (Fokber)-dan dipimpin koordinator aksinya Saiful mengingatkan agar pejabat Pemda Kodya Malang tidak lagi membuat kebijakan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta menjual aset hutan kota dan paru-paru kota.
Mapala se-Jabotabek
Mahasiswa pencinta alam dari 14 perguruan tinggi di wilayah Jabotabek yang tergabung dalam Jaring Advokasi Lingkungan Kelompok Pencinta Alam , juga memperingati Hari Lingkungan Sedunia tahun 2000 dengan turun ke jalan.
Menurut keterangan Panitia Peringatan Hari Lingkungan Himpunan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Nasional, mereka berkeliling ke jalan protokol dengan tujuan antara lain Istana dan Bunderan HI. Tujuannya mengingatkan semua pihak akan kondisi lingkungan hidup yang terus memburuk dan mendesak pemerintah agar bersikap tegas dalam menangani masalah lingkungan hidup.
-------
kegiatan penghijauan di kutai
Penghijauan Waduk pada Hari Lingkungan Hidup se-Dunia
KutaiKartanegara.com 06/06/03
Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Kukar kemarin ditandai dengan pemberian penghargaan pengabdi, peduli dan kebersihan lingkungan serta penghijauan di areal Waduk Panji Sukarame Tenggarong.
Banyak pesan penting yang disampaikan oleh Bupati Kukar H Syaukani HR dan Kepala Bapedalda Kukar, Dra RR Rini Budi Sayekti. Dimana intinya semua komponen masyarakat diharapkan kepeduliannya, turut serta menjaga kelestarian alam sekitar.
"Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tahun ini mengambil tema yakni Air, dua miliar penduduk kesulitan memperolehnya, itu sengaja dilaksanakan di Waduk Panji Sukarame. Maksudnya waduk merupakan aset wisata yang perlu diperhatikan, dikembangkan dan dilestarikan," ujar Rini.
Selain itu, Waduk Panji Sukarame juga berfungsi sebagai reservoar yang bisa menampung air. Untuk keperluan masyarakat sekitar di musim kemarau. Di lingkungan Waduk tersebut ada kelengkapan objek wisata lainnya, seperti Museum Kayu, Taman Anggrek dan Lamin yang menyimpan kerangka ikan paus.
"Kepada semua perusahaan besar yang melakukan operasionalnya di wilayah Kukar ini, supaya bisa menyisihkan sebagian penghasilan yang diperoleh untuk program community development. Nantinya akan dipergunakan demi pelestarian lingkungan hidup di sekitar lokasi perusahaan itu sendiri," ujarnya.
Begitu pula dengan pesan khusus yang disampaikan Syaukani, agar seluruh stakeholder di jajarannya, menyadari betapa pentingnya kerjasama melestarikan lingkungan, merehabilitasi kerusakan, mengendalikan pencemaran serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Juga pengembangan potensi sumberdaya hutan melalui ekowisata. "Sektor pariwisata di Kukar, akan semakin maju dengan adanya ekowisata, selain objek wisata yang sudah ada dan sedang dikembangkan saat ini," katanya.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tahun 2003 kemarin dihadiri oleh beberapa pejabat seperti Ketua DPRD Kukar H Bachtiar Effendi BcHk MBA, Wakil Bupati Drs Samsuri Aspar MM, unsur Muspida Kukar. Termasuk juga beberapa perwakilan dari perusahaan tambang dan migas yang beroperasi di wilayah Kukar.
"Mengembangkan ekowisata perlu memperhatikan beberapa hal seperti daya tarik yang khas, unik dan berbeda serta mengedepankan intertainment. Selain itu, juga perlu disediakan fasilitas rekreasi nyaman. Sehingga pengunjung betah berada di kawasan wisata tersebut. Juga, perlu disediakan fasilitas berbelanja seperti kerajinan tangan, souvenir dan cinderamata khas daerah setempat," ucap Syaukani.
Langkah untuk menjaga kelestarian lingkungan, menurut bupati memerlukan kerjasama segenap komponen masyarakat. Mulai dari perencanaan, pengambilan keputusan, pengelolaan hingga monitoring dan evaluasi agar lingkungan tetap terjaga.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia kemudian diakhiri dengan penanaman pohon meranti secara simbolis oleh Bupati H Syaukani HR untuk kegiatan penghijauan Waduk Panji Sukarame diikuti oleh Ketua DPRD, Wakil Bupati dan unsur Muspida yang hadir. (idn/win)
----
yah sebenernya masih banyak lagi tapi cobalah untuk ke arah yang bener seperti penghijauan pembersihan waduk, jangan protes orasi atau malah lomba melukis atau mewarnai. Tapi gue aja lupa acara lingkungan hidup so enggak ngapa2in parah banget nih gue sorry nature.... keep green.
2004/06/02
21
angka 21 aya hubungan jeung urang yeuh.. tapi eta mah rahasia we ah pretssss...
dua satu
bumi terpecah jadi dua
satu sisi menolak sisi satunya
beda pun jadi titik masalah
kapan titik temu terjamah
masihkah ini bertahan sampai kiamat
akankah manusia segera bertobat
lunglai sudah langkahku
hancur pula harapanku
gigih dengan tidak jemu
sampai duapun jadi satu
dua satu
bumi terpecah jadi dua
satu sisi menolak sisi satunya
beda pun jadi titik masalah
kapan titik temu terjamah
masihkah ini bertahan sampai kiamat
akankah manusia segera bertobat
lunglai sudah langkahku
hancur pula harapanku
gigih dengan tidak jemu
sampai duapun jadi satu
2004/05/26
saat semua hilang
critanya gini ada seseorang/sesuatu/onething yang hilang dan ga ada satupun bisa ngegantiin benda itu, yang ada cuma "nrimo" aja.
aku kehiilangan
hari kian hitam
udara semakin busuk
hutan semakin tandus
gunung tak berseri
matahari enggan terbit
bulan selalu sembunyi dibalik awan
semuanya hampa
semuanya kosong
semuanya hitam
semuanya sirna
kesunyian total merasukiku
mulai gerogoti jiwaku yang beku
sampai lebur dan lenyap
ini sama dengan kematian
jangan sampai ada sesuatu yang hilang dariku ya tuhan
aku kehiilangan
hari kian hitam
udara semakin busuk
hutan semakin tandus
gunung tak berseri
matahari enggan terbit
bulan selalu sembunyi dibalik awan
semuanya hampa
semuanya kosong
semuanya hitam
semuanya sirna
kesunyian total merasukiku
mulai gerogoti jiwaku yang beku
sampai lebur dan lenyap
ini sama dengan kematian
jangan sampai ada sesuatu yang hilang dariku ya tuhan
2004/05/20
males nih
sebenernya sih udah males banget sekali untuk nulis lagi... keinginan ingin nulis masih ada dan waktu nulis itu nyuri2 waktu, sedikitlah tulisan yang terbersit di benak eh bukan tapi kepala huehuee... damn.
sama dengan nol
batasbatas etalase manusia sebagai peradaban termulia terlampaui
puingpuing cinta kasih sayang lama terdampar di sisi kali penuh dosa
caci maki tiap langkah yang terlalu kontroversional dan radikal
jarah hak asasi dan kubur dalamdalam di kegelapan keserakahan
sampaisampai kemrosotan intelegensia dan akal sehat tak terobati
namun tetap saja ada yang tegak berdiri dan angkat kepala
apa yang kau lakukan teman aku gelisah untukmu
semuanya siasia lebih baik kamu diam tidur dan kosongkan pikiran
mimpimu membawamu
diam tidur dan jelajahi fantasimu
masuk ke ilusi hati kecilmu
biarkan harsrat jiwa menuntunmu
tanggalkan tameng serta perisai keangkuhanmu
hapus dendam dengan kasih suci
sejenak rendahkan diri dan nikmati
hidup akan lebih berisi dan penuh mimpi
hei ingat jangan bermimpi dalam mimpi
bangunlah dari tidurmu
tumpahkan ilusi fantasi dan mimpimu
di ruang jiwamu yang kosong
sama dengan nol
batasbatas etalase manusia sebagai peradaban termulia terlampaui
puingpuing cinta kasih sayang lama terdampar di sisi kali penuh dosa
caci maki tiap langkah yang terlalu kontroversional dan radikal
jarah hak asasi dan kubur dalamdalam di kegelapan keserakahan
sampaisampai kemrosotan intelegensia dan akal sehat tak terobati
namun tetap saja ada yang tegak berdiri dan angkat kepala
apa yang kau lakukan teman aku gelisah untukmu
semuanya siasia lebih baik kamu diam tidur dan kosongkan pikiran
mimpimu membawamu
diam tidur dan jelajahi fantasimu
masuk ke ilusi hati kecilmu
biarkan harsrat jiwa menuntunmu
tanggalkan tameng serta perisai keangkuhanmu
hapus dendam dengan kasih suci
sejenak rendahkan diri dan nikmati
hidup akan lebih berisi dan penuh mimpi
hei ingat jangan bermimpi dalam mimpi
bangunlah dari tidurmu
tumpahkan ilusi fantasi dan mimpimu
di ruang jiwamu yang kosong
Langganan:
Postingan (Atom)